LIPI Jalin Kerja Sama Pelatihan dengan Baristand Industri Palembang

Cibinong, Humas LIPI. LIPI melalui Pusbindiklat Peneliti LIPI bekerjasama dengan Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri Palembang menyelenggarakan Pelatihan Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 14 Desember 2020 (10 hari kerja) secara daring.

Plt. Kapusbindiklat Peneliti LIPI, Raden Arthur Ario Lelono mengatakan bahwa berdasarkan Peraturan LIPI Nomor 20 tahun 2019, angka kedit kenaikan jenjang peneliti tidak lagi hanya berbasis angka kredit tetapi berupa Hasil Kerja Minimal (HKM). “Peneliti Muda harus menjadi kontributor anggota jurnal nasional, Peneliti Madya sudah menjadi kontributor anggota jurnal internasional bereputasi, bahkan Peneliti Utama harus menjadi kontributor utama jurnal internasional bereputasi, karena ini menjadi tantangan tersendiri terlebih kondisi sekarang ini.” terangnya saat membuka acara yang diikuti oleh sepuluh peneliti dari Baristand Industri Palembang berbentuk in house training, pada Selasa (01/12).

Arthur menerangkan bahwa secara teknis para peserta dapat berkolaborasi dengan dengan para peneliti lain, lembaga lain atau mungkin dari narasumber yang ada, karena hal tersebut adalah salah satu bentuk kerjasama pelatihan berbasis e-learning. “Pelatihan ini adalah pelatihan berbasis online berbeda dari yang biasanya dilakukan secara offline. Pada saat online ini kita berbasis Learning Management System (LMS), jadi mohon dimanfaatkan waktu pada saat diskusi dengan narasumber dan jangan lupa melaksanakan tugas dan pembimbingan yang juga sudah ada di LMS,” paparnya.

Dirinya berharap para peserta pelatihan sudah memiliki draft manuskrip, sehingga waktu yang cukup singkat selama pelatihan benar-benar dapat optimal. Di akhir pelatihan, para peserta pelatihan diharapkan sudah memiliki bentuk manuskrip yang dapat di submit ke dalam jurnal yang sudah ditargetkan sesuai dengan jenjang penelitinya.

Terkait banyak tulisan dengan topik terkait biomaterial, Arthur mengatakan kemungkinan narasumber yang akan memberikan materi adalah para peneliti dari puslit biomaterial yang terkait, sehingga nuansa diskusinya langsung terarah, “Mudah-mudahan dari sepuluh peneliti peserta pelatihan, latar belakangnya kurang lebih serumpun ataupun beda-beda tipis sehingga di akhir kegiatan dapat menghasilkan sepuluh naskah yang dapat disubmit di jurnal-jurnal internasional bereputasi, “harap Arthur.

Di akhir sambutan, Arthur berharap Kembali, ke depan akan ada Community of Practice (COP) agar dapat memonitor submission naskah para peserta, ada minor review dan mayor review supaya dapat selalu berkomunikasi dengan para fasilitator sehingga tidak lama waktu 2-3 bulan manuskrip tersebut bisa menjadi HKM peserta.

Di sisi lain, Kepala Baristand Indusri Palembang, Syamdian dalam, sambutannya mengatakan bahwa riset merupkan sesuatu yang sangat berharga untuk pembangunan negeri. “Riset yang baik tidak akan bermanfaat jika tidak dapat di aplikasikan ke dalam dunia nyata,” tegasnya..

Syamdian menambahkan, informasi terkait dengan hasil-hasil litbang harus terekspos tidak hanya media lokal, namun juga bisa menembus media internasional. “Agar apa yang kita lakukan dari hasil litbang diketahui dan dapat terinformasikan ke seluruh pelosok atau penjuru dunia, maka diperlukan perbaikan-perbaikan dalam menerbitkan tulisan di jurnal internasional,” pungkasnya. (dr/ed.sl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*


20 − thirteen =