BRIN Latih Penulisan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Dasar Pegawai BPOM

Cibinong, Humas BRIN. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan (Pusbindiklat) menyelenggarakan “Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Dasar” bagi pegawai di lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pada Kamis (02/09).

Plt. Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia BRIN, Ratih Retno Wulandari, mengungkapkan tujuan pelatihan yakni pertama, meningkatkan motivasi para pegawai dilingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan penelitian dengan baik. Kedua, mendorong peserta agar dapat menuangkan hasil penelitian dalam bentuk karya tulis ilmiah dengan baik. “Sekarang sebagai Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang menjabat jabatan fungsional mau tidak mau kita mepunyai kewajiban untuk mengembangkan profesi, dimana pengembangan profesi salah satunya adalah dengan menulis karya tulis ilmiah,” paparnya.

Selanjutnya Ratih menjelaskan bahwa proses pembelajaran akan berlangsung dari tanggal 2-15 September 2021, berisi kegiatan belajar mengajar secara fully e-learning daring terdiri dari pembelajaran baik synchronous yaitu pemaparan materi belajar mandiri maupun bimbingan dan asynchronous.

Lebih jauh Ratih memaparkan materi pembelajaran yaitu mulai dari dasar-dasar penelitian penulisan ilmiah, rancangan penelitian, penelusuran referensi ilmiah, teknik pengumpulan data ilmiah, metode pengolahan analisis data, penyusunan instrument pengumpulan data survei ilmiah sampai teknik persentasi, makalah penyusunan ilmiah dan seminar makalah ilmiah.

Ratih berharap walaupun dilakukan dengan metode full e-learning peserta dapat tetap konsentrasi, tetap on kamera terus sehingga interaksi dengan pengajar bisa berlangsung dengan baik.

Selanjutnya Sutrisno Heru Sukoco, selaku Widyaiswara Pusbindiklat LIPI, memaparkan sasaran pelatihan penulisan karya tulis ilmiah tingkat dasar yaitu terlatihnya peserta yang mampu melakukan penelitian dan menghasilkan karya tulis ilmiah sesuai dengan kaidah ilmiah.

“Kompetensi pelatihan yang akan dibangun yaitu peserta mampu melakukan penelitian dengan baik dan benar, menuangkan hasil penelitian dalam sebuah karya tulis yang baik. Kami berpesan kepada seluruh peserta, agar dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta mengikuti aturan dan disiplin yang telah ditetapkan,” jelas Sutrisno.

Sebagai informasi Pelatihan Penulisan KTI Tingkat Dasar ini diikuti 50 ASN yang berasal dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terdiri berbagai berbagai lokasi di Indonesia mulai dari wilayah Ambon, Bandung, Banda Aceh, Manado, Palangkaraya, Jambi, Palu, Banjarmasin, Palu , Padang, Palembang dan Surabaya. (shf ed sl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*


4 − 2 =