KELAYAKAN FINANSIAL PRODUKSI BIOPESTISIDA BIJI MIMBA (Azadirachta indica) DENGAN METODE PENGEPRESAN ULIR (Screw Press)

 
 
Penulis: A. Heru Prianto,Yana Kusdiyana,Dede Heri Yuli Yanto,Sukma Surya Kusumah,Dwi Ajias Pramasari
Minyak biji mimba merupakan salah satu bahan baku yang berprospek dijadikan biopestisida, karena terkandung bahan limnoid di dalamnya. Salah satu metode untuk memperoleh minyak dari biji mimba yaitu dengan metode pengepresan ulir. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kelayakan finansial dari usaha produksi biopestisida dari biji mimba yang diaplikasikan pada skala industri dengan memperhatikan diagram alir proses produksinya. Alat analisa kelayakan finansial pada penelitian ini dengan pendekatan NPV, IRR, Payback Period dan Profitability Index. Analisa kelayakan finansial menunjukkan usaha biopestisida memiliki nilai NPV Rp. 3.026.193.872, IRR 46,90 %, Payback Period 2 tahun 1 bulan, dan Profitability Index 2,40. Dari keempat kriteria kelayakan di atas menunjukkan bahwa usaha pembuatan biopestisida dengan minyak mimba layak untuk dilaksanakan. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa perubahan harga bahan baku dari biji mimba dan harga jual produk biopestisida sangat mempengaruhi kelayakan dari usaha biopestisida dari biji mimba dengan metode pengepresan ulir. Analisis kelayakan usaha ini diharapkan dapat dijadikan acuan awal untuk mengembangkan potensi biji mimba sebagai biopestisida.

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2019, Vol. 30, No.1

No. Arsip : LIPI-20190830