Modal sosial dapat mengikat dan memperlancar hubungan sosial seperti jaringan sosial berdasarkan kesamaan keluarga atau nenek moyang tidak hanya berfungsi dalam level individu, tetapi juga dalam level kelompok, organisasi, maupun ruang lingkup antar Negara. Berdasarkan pada perspektif tersebut, tulisan dalam buku ini akan mengulastemuan empiris menyangkut relasi komunitas transnasional yang memiliki kesamaan etnik di salah satu wilayah perbatasan di asia Tenggara yaitu Perbatasan Kalimantan Timur (Indonesia) dengan Serawak dan sabah (Malaysia). Lebih lanjut, dengan melihat berbagai macam etnis yang memiliki latar belakang sejarah, budaya, agama, bahasa serta aktivitas ekonomi yang berbeda yang tinggal disekitar DAS Mekong di Kamboja, maka salah satu makalah dalam buku ini berusaha untuk menjelaskan bagaimana aktivitas perdagangan antar-etnis di DAS Mekong di Kamboja. Dengan melihat dari berbagai sudut pembahasan, terutama modal sosial, etnisitas dan perdagangan di Asia Tenggara, buku ini diharapkan dapat memberikan wawasan pengetahuan dan ilmu secara garis besar ataupun secara seksama bagi para pembaca yang juga memiliki minat ataupun kajian pada perkembangan wilayah Asia Tenggara