Jakarta. Isu Pembangunan JalanTol Semarang-Solo (Somar) menjadi topic diskusi dalam Forum Kajian Wilayah (FKW) pada Senin, 27 Mei 2019. Diskusi memperolehantusiasme dari para civitas Pusat Penelitian Sumberdaya Regional (P2SDR-LIPI) mengingat isu ini merupakan isu kontemporer dan proses pembangunan jalan Tol Trans Jawa masih berlangsung sampai sekarang. Dalam diskusi ini, Nailatalmuna Nitrastri Atmaja, M.Ec.Dev, selaku pembicara, memaparkan topic penelitian berjudul “Pengaruh Infrastruktur Jalan Tol Semarang-Solo terhadap Pertumbuhan Sektoral di Wilayah Provinsi Jawa Tengah” dengan industry dan pertanian menjadi sektor–sektor yang diteliti. Hal ini dikarenakan oleh industry dan pertanian merupakan sektor yang menopang perekonomian di Jawa Tengah.

Nailatalmuna Nitrastri Atmaja mempresentasikan hasil penelitian dalam FKW
Penelitian ini dilakukan pada tahun 2017 dengan penggunaan data dari tahun 2008 sampai dengan 2014. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode analisis data regresi linier berganda melalui pendekatan studi ekonomi pembangunan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, secara keseluruhan investasi jalan Tol Semarang-Solo berpengaruh signifikan positif terhadap aktivitas sector pertanian dan industri di wilayah-wilayah Provinsi Jawa Tengah yang dilalui. Hal ini ditunjukan dari kenaikan 1% investasi jalan tol, maka menyebabkan peningkatan PDRB sector industry sebesar 0,29% dan 0,16% di sector pertanian, ceteris paribus.

Forum Kajian Wilayah (FKW), 27 Mei 2019
Diskusi internal ini berjalan sangat aktif dan memperoleh banyak apresiasi dari para peserta diskusi. Civitas P2W melihat bahwa penelitian ini sangat menarik dan dapat dilanjutkan dengan menggunakan metode kualitatif untuk melihat pengaruh pembangunan jalan Tol Somar dari aspek-aspek social secara lebih mendalam meliputi perubahan-perubahan yang terjadi setelah pembangunan jalan tol ini. Pentingnya melihat sektor lain yang memperoleh dampak dari pembangunan infrastruktur jalan Tol Somar, seperti sector pariwisata, juga perlu diperhatikan untuk pengembangan penelitian selanjutnya. (Meilinda Sari/ P2W LIPI).