
Selama lima hari Dr.Ganewati Wuryandari, MA, Kepala Pusat Penelitian Kewilayahan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2W-LIPI) melakukan kunjungan kerja ke Darwin dari tanggal 24-28 Juni 2019. Kunjungan ini untuk memenuhi undangan dari Professor Dominic Upton, Dean College of Health and Human Sciences dan Professor Douglas Paton, Director RISC Research Centre, Charles Darwin University (CDU). Selama dalam kunjungannya, Kepala Pusat menghadiri acara pembukaan sebuah pusat riset baru yang didirikan oleh College of Health and Human Sciences, CDU, yaitu the Australasian Centre for Resilience Implementation for Sustainable Communities (RISC) pada 25 Juni 2019. Keberadaan RISC ini dipandang sangat penting terutama dalam dekade mendatang Australia dan negara tetangga di kawasan akan menghadapi perubahan-perubahan yang diakibatkan oleh aktivitas manusia dan faktor alam. Untuk menghadapi berbagai tantangan yang diakibatkan oleh berbagai perubahan tersebut, seperti penyakit, perubahan iklim, banjir dan kekeringan, dibutuhkan pembangunan yang proaktif dan penerapan strategi ketahanan. Keberadaan RISC dengan menggandeng para ahli dari berbagai kalangan baik pemerintah, NGOs, pengusaha, dan universitas di Australia, Asia Tenggara dan Asia Timur, RISC berharap dapat menjawab berbagai tantangan tersebut melalui riset, konsultasi dan pelatihan. Dengan cara demikian, strategi-strategi kebijakan dapat diimplementasikan untuk membangun resilient citizens, komunitas dan masyarakat di kawasan, untuk menjamin masa depan yang lebih aman dan baik.

Selain itu Kapus P2W juga melakukan pertemuan dengan Northern Institute yang diawali bertemu dengan dg Dr.Jonatan Lassa. Sejak didirikan tahun 2010, lembaga ini telah menjadi pusat kajian sosial dan kebijakan publik yang berkualitas di kawasan.
Dalam kunjungan ini pula, Kapus P2W untuk memberikan kuliah umum kepada mahasiswa tahun kedua dari Jurusan Social Workers, CDU. Tema kuliah ini tentang bagaimana Indonesia and Australia dapat membangun konektivitas melalui kerjasama penelitian. Kedua negara memiliki kedekatan geografis sebagai negara tetangga dan sejarah hubungan yang sangat panjang, namun kedekatan tersebut belum termanfaatkan secara optimal dalam hubungan bilateral mereka, terutama dalam kolaborasi kerja sama riset.
Dalam kegiatan ini pula, kedua belah pihak melakukan pertemuan dan diskusi untuk menggali potensi kerja sama. Pertemuan berlangsung terpisah antara Kapus dengan Deputy Vice-Chancellor and Vice-President Research and Innovation, CDU, Professor Bog dan Dlugogorski dan Dean College of Health and Human Science, Professor Dominic Upton. Area kerja sama yang akan dikembangkan ke depan antara lain meliputi riset, program magang, pelatihan, beasiswa, sekolah lanjut dan kegiatan akademik lainnya. Kedua belah pihak juga setuju untuk segera menandatangai Memorandum of Understanding (MoU) di masa mendatang (Tim Website P2W)