• Home
  • About Us
    • About P2W
    • People
      • Management
      • Researchers
      • Visiting Researchers
    • Institutional Partners
    • Annual Reports
  • Projects
  • News and Events
    • News
    • Events
      • Past Events
      • Upcoming Events
    • Opinions
    • Prominent Figures
  • Publications
    • Books
    • Newsletter
    • Working Papers
    • Policy Papers
    • Journal Kajian Wilayah
    • Book Reviews
  • Gallery
    • Photos
    • Videos
  • Contact
  • Sudut Pandang Amin Mudzakkir

Latest Update

 
Mar 15, 2022

Rempah, Alat Niaga Pendorong Pertemuan Lintas Bangsa

News Humas BRIN
Dec 31, 2021

Perdagangan Indonesia-Uni Eropa: Studi Kasus Hambatan Ekspor Ikan Tuna Indonesia ke Uni Eropa

Opinions Catherina Henderson*
Dec 31, 2021

Sejarah Perbatasan di Asia Tenggara: Mengupas Pengelolaan Perbatasan Di Vietnam

Opinions Lamijo
Dec 31, 2021

Ethiopia 2020–2021: Mengulang Masa Kelam Perpecahan Etnis

Opinions Angela Iban
Dec 28, 2021

Kota-Kota Perbatasan di Asia Tenggara: Arti Penting Kota Perbatasan Mong Cai bagi Vietnam

Opinions Lamijo

Kesamaan Budaya Perkuat Hubungan Indonesia – Thailand

News 11 February 2021
Written by Humas LIPI
fShare
Tweet

poster

 

 

Jakarta, Humas LIPI. Negara Gajah Putih yang beribukota Bangkok ini mempunyai hubungan bilateral yang harmonis dengan Idonesia. Pada Era kemerdekaan Indonesia mempunyai hubungan diplomatik dengan Thailand sejak 1950.

Indonesia dan Thailand juga bekerjasama di bidang pariwisata. Kedua negara ini mempunyai potensi wisata yang besar sebagai tujuan wisata dunia seperti, wisata alam, belanja, kuliner dan sejarah. Peneliti Pusat Penelitian Kewilayahan LIPI, Rucianawati,  mengatakan, “Kendala besar adalah bahasa ketika kita berwisata ke Thailand,” ungkapnya dalam “FORUM KAJIAN WILAYAH ke-1  bertajuk ‘Bincang-bincang Hubungan Kebudayaan Indonesia Thailand’  pada Sabtu, (6/2) lalu.

Orang-orang Indonesia banyak berlibur ke Bangkok dan kota-kota wisata di Thailand. Sebaliknya, tidak sedikit orang-orang Thailand berziarah ke Candi Borobudur dan bertamasya ke Pulau Bali. Ruciana menceritakan pengalamnya, “Saya merasa sangat nyaman dengan keramahan yang di berikan penduduk Thailand.  Masalah sopan santun lalu lintas di jalan raya dengan tidak ada yang saling mendahului,” tuturnya. “Masyarakat disana mendahulukan orang yang hendak  menyeberang dan saling mengalah, setidaknya ini yang saya lihat disana. “seperti di Kota Gede Yogyakarta,” imbuhnya.

Kedua negara memiliki kesamaan budaya meskipun agama dianut berbeda. Thailand negeri Budha sedangkan Indonesia sebagian besar penduduk menganut Islam. Masakan, adat istiadat, seni musik, dan seni tari ada kesamaan.

Banyak produk Thailand  kuliner, musik, dan film digemari oleh orang-orang Indonesia. Tom Yam dan Thai Milk Tea ada di berbagai kota di Indonesia, tutur Ruciana. Orang-orang Bangkok mulai menyukai makan tempe meskipun harganya masih sangat mahal.

Terkait dengan dunia riset, Rucianawati menjelaskan bahwa studi LIPI, pernah  melakukan beberapa penelitian tentang Etnisitas, Kebudayaan, Perdagangan Transnasional, dan Pembangunan Pertanian di Thailand. 

“Meskipun Thailand, sering terjadi kudeta militer dan gonjang-ganjing politik,  negara benar-benar punya visi yang kuat, kokoh, dan terpadu  dalam bidang pertanian terutama beras dan buah-buahan. Negara benar-benar serius mendorong dunia pertanian dan membantu pembukaan pasar ekspor. Maka tidak mengherakan produk-produk pertanian dengan logo made in Thailand yang sangat khas itu membanjiri pasar Asia Tenggara dan bahkan Indonesia.

Peneliti senior P2W-LIPI tersebut juga menceritakan bahwa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tempat-tempat pariwisata di Thailand kini banyak yang menyediakan hidangan halal, tempat shalat, dan ramah kepada kebutuhan pelancong-pelancong muslim Indonesia dan Malaysia. Orang-orang Thailand mirip orang-orang Jawa punya budaya mengalah, menahan diri, dan bersikap ramah kepada sesama manusia. {agn/ed:swa, mtr)

 

***********************************

DISCLAIMER: Tim website psdr.lipindonesia.com hanya menjalankan tugas penyuntingan teknis. Konten tulisan yang dimuat sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Korespondensi lebih lanjut terkait substansi artikel silakan menghubungi HUMAS LIPI. 

 

 

Latest Update

 
Mar 15, 2022

Rempah, Alat Niaga Pendorong Pertemuan Lintas Bangsa

News Humas BRIN
Dec 31, 2021

Perdagangan Indonesia-Uni Eropa: Studi Kasus Hambatan Ekspor Ikan Tuna Indonesia ke Uni Eropa

Opinions Catherina Henderson*
Dec 31, 2021

Sejarah Perbatasan di Asia Tenggara: Mengupas Pengelolaan Perbatasan Di Vietnam

Opinions Lamijo
Dec 31, 2021

Ethiopia 2020–2021: Mengulang Masa Kelam Perpecahan Etnis

Opinions Angela Iban
Dec 28, 2021

Kota-Kota Perbatasan di Asia Tenggara: Arti Penting Kota Perbatasan Mong Cai bagi Vietnam

Opinions Lamijo

dokinfosimpegintra lipiepenelitiBanner KIP

Privacy Policy Legal Disclaimer « ISSN 2086-5309 » ContactCopyright © 2022 Research Center for Regional Resources - Indonesian Institute of Sciences (P2SDR-LIPI)
News