• Home
  • About Us
    • About P2W
    • People
      • Management
      • Researchers
      • Visiting Researchers
    • Institutional Partners
    • Annual Reports
  • Projects
  • News and Events
    • News
    • Events
      • Past Events
      • Upcoming Events
    • Opinions
    • Prominent Figures
  • Publications
    • Books
    • Newsletter
    • Working Papers
    • Policy Papers
    • Journal Kajian Wilayah
    • Book Reviews
  • Gallery
    • Photos
    • Videos
  • Contact
  • Sudut Pandang Amin Mudzakkir

Latest Update

 
Mar 15, 2022

Rempah, Alat Niaga Pendorong Pertemuan Lintas Bangsa

News Humas BRIN
Dec 31, 2021

Perdagangan Indonesia-Uni Eropa: Studi Kasus Hambatan Ekspor Ikan Tuna Indonesia ke Uni Eropa

Opinions Catherina Henderson*
Dec 31, 2021

Sejarah Perbatasan di Asia Tenggara: Mengupas Pengelolaan Perbatasan Di Vietnam

Opinions Lamijo
Dec 31, 2021

Ethiopia 2020–2021: Mengulang Masa Kelam Perpecahan Etnis

Opinions Angela Iban
Dec 28, 2021

Kota-Kota Perbatasan di Asia Tenggara: Arti Penting Kota Perbatasan Mong Cai bagi Vietnam

Opinions Lamijo

Area Studies Penting untuk Kebijakan Diplomasi

News 07 November 2016
Written by P2SDR
fShare
Tweet

Jakarta - Hasil penelitian berbasis kajian wilayah di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) belum banyak dimanfaatkan. Padahal, kajian wilayah bisa menjadi bahan pertimbangan dalam tahap pengambilan kebijakan. Terutama kebijakan yang berkaitan dengan kerja diplomasi di Indonesia. “Sejauh ini, penelitian area studies hanya menjadi domain pada tataran policy recommendation tetapi tidak pada policy execution,” ujar Kepala Pusat Penelitian Sumber Daya Regional (P2SDR), Dr Ganewati Wuryandari MA dalam talkshow di Auditorium LIPI, Kamis (20/10).

Ganewati berpendapat perlu adanya kolaborasi antara LIPI dengan instansi pemangku kebijakan. Misalnya dalam kebijakan diplomasi bilateral atau multilateral yang berada dalam naungan Kementerian Luar Negeri (Kemlu). LIPI bisa bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kemlu sehingga menghasilkan kebijakan diplomasi yang lebih komprehensif. Apalagi hasil kajian LIPI dihasilkan dari penelitian multi years. Artinya, penelitian LIPI dikerjakan dalam waktu minimal lima tahun. “Selain itu juga para diplomat di Indonesia dilatih untuk menjadi seorang generalis. Berbeda dengan di LIPI yang dididik untuk menjadi spesialis. Misalnya P2SDR yang memiliki spesialisasi area studies,” tandasnya. 

Sementara itu, Kepala BPPK Kemlu, Dr Siswo Pramono menyambut baik hasil-hasil penelitian P2SDR-LIPI. Ia menilai P2SDR-LIPI dengan ciri khas kajian studi wilayah akan memberikan masukan positif untuk rekomendasi kebijakan diplomasi. Selama ini, BPPK banyak bekerja sama dengan lembaga akademis. Ia memberi contoh dalam hal penyelesaian kasus Laut Sulu yang melibatkan kampus Universitas Negeri Manado (Unima) dan Universitas Andalas (Unand). “Kajian yang dihasilkan bersifat policy oriented. Peneliti-peneliti Kemlu banyak memiliki MoU dengan lembaga akademis. Banyak sekali kebijakan diplomasi yang berkaitan dengan area studies,” kata diplomat yang pernah bertugas di Jerman dan Belanda tersebut.

Sebagai informasi, bincang santai bertajuk “The Role of Area Studies on Diplomatic Works” ini merupakan bagian dari acara The 1st International Conference on Social Sciences and Humanities (ICSSH) 2016. Selain Ganewati Wuryandari dan Siswo Pramono, hadir pula sebagai pembicara Dr Adriana Elisabeth (Kepala Pusat Penelitian Politik) dan Dr Alan H Fernstein (AMINEF). Diskusi menarik ini dipandu oleh peneliti P2SDR-LIPI, Dr Ahmad Helmy Fuady. 

*fik

            

Latest Update

 
Mar 15, 2022

Rempah, Alat Niaga Pendorong Pertemuan Lintas Bangsa

News Humas BRIN
Dec 31, 2021

Perdagangan Indonesia-Uni Eropa: Studi Kasus Hambatan Ekspor Ikan Tuna Indonesia ke Uni Eropa

Opinions Catherina Henderson*
Dec 31, 2021

Sejarah Perbatasan di Asia Tenggara: Mengupas Pengelolaan Perbatasan Di Vietnam

Opinions Lamijo
Dec 31, 2021

Ethiopia 2020–2021: Mengulang Masa Kelam Perpecahan Etnis

Opinions Angela Iban
Dec 28, 2021

Kota-Kota Perbatasan di Asia Tenggara: Arti Penting Kota Perbatasan Mong Cai bagi Vietnam

Opinions Lamijo

dokinfosimpegintra lipiepenelitiBanner KIP

Privacy Policy Legal Disclaimer « ISSN 2086-5309 » ContactCopyright © 2022 Research Center for Regional Resources - Indonesian Institute of Sciences (P2SDR-LIPI)
News