| Properti | Nilai |
| Judul | Pengaruh Debit Aliran Terhadap Jumlah Ikan Bada (Rasbora spp.) Tertangkap dengan Menggunakan Lukah di Sungai Kampung Tangah, Kabupaten Agam, Sumatra Barat |
| Penulis | Octavianto Samir*, Iwan Ridwansyah, Gadis Sri Haryani, Lukman, Syahroma Husni Nasution, Rahmi Dina, Muhamad Suhaemi Syawal |
| Jenis Terbitan | PROSIDING |
| Nama Terbitan | Pertemuan Ilmiah Tahunan Ke-1V MLI |
| Tanggal Konferensi | 30 Agustus 2019 |
| Volume/No/Halaman | 4/0/385 |
| Kota Penerbit | Bogor, Indonesia |
| Abstrak | Ikan bada (Rasbora spp.) merupakan ikan konsumsi yang bernilai ekonomis penting
bagi masyarakat sekitar Danau Maninjau. Ikan bada ditangkap dengan alat tangkap
lukah yang memiliki prinsip kerja memanfaatkan debit aliran sungai dan perilaku
migrasi ikan bada dari danau ke sungai. Sungai Kampung Tangah merupakan salah
satu sungai yang bermuara di Danau Maninjau. Sifat alirannya yang permanen,
kontur yang relatif landai, substrat berkerikil dan berpasir tidak hanya sesuai untuk
habitat pemijahan ikan bada, tetapi juga menjadi tempat penangkapan ikan bada
bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debit aliran
Sungai Kampung Tangah terhadap jumlah ikan Ikan Bada (Rasbora spp.) yang
tertangkap dengan menggunakan lukah. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan
April dan Mei 2019. Ikan bada yang tertangkap kemudian ditimbang dan dicatat
oleh enumerator. Alat tangkap lukah dipasang pada pukul 12.00 siang dan
diangkat/dipanen pada pukul 6.00 pagi keesokan harinya. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa debit aliran memiliki kontribusi pengaruh sebesar 23,6%
terhadap jumlah ikan yang tertangkap, sementara 76,4% dipengaruhi oleh faktor
lain seperti masa pemijahan, dan parameter kualitas perairan lainnya.
Kata Kunci: Debit aliran, ikan bada, Rasbora spp. |
« Kembali