R.A.Ermawar, D.H.Y.Yanto, Fitria, E.Hermiati. 2006. Biodegradation of Lignin in Rice Straw Pre-treated by White-Rot Fungi. Widya Riset 9(3): 197-202. ISSN: 1441-7932. Nomor Akreditas: 46/Akred-LIPI/P2MBI/9/2006.

 
 
Penulis: Riksfardinie Annisa Ermawar, Dede Heri Yuli Yanto, Fitria, Euis Hermiati
Jerami padi merupakan biomassa yang ketersediaannya paling melimpah di Indonesia dan sangat berpotensi untuk diolah menjadi beragam produk bernilai tambah. Namun, penelitian tentang biomassa yang dilakukan akhir-akhir ini kebanyakan terfokus pada pembuatan produk bernilai tinggi, seperti etanol dan pulp juga kertas. Dalam pembuatan produk-produk ini, kandungan lignin pada biomassa harus dihilangkan terlebih dahulu sehingga komponen selulosa dan hemiselulosanya dapat dihidrolisis lebih lanjut baik secara kimiawi maupun enzimatis. Untuk mencapai tujuan ini, biomassa harus diberi perlakuan pendahuluan agar kandungan lignin dapat hilang sebanyak mungkin. Salah satu metode perlakuan pendahuluan yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan jamur pelapuk putih. Jamur ini merupakan jamur basidiomycetes yang terbukti paling efektif dan terlibat langsung dalam perombakan lignin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh jamur pelapuk putih dan masa inkubasi pada tahap perlakuan pendahuluan dalam proses biodegradasi lignin pada jerami padi. Jerami padi yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari jenis padi tipe JR. Jerami padi diberi perlakuan uap panas terlebih dahulu sebelum diinokulasi dengan Pleurotus ostreatus, Ceriporiopsis subvermispora. Corio Ius versicolor. Pycnoporus sanguineus. dan Schizophyllum commune. Tahap kultivasi dipertahankan dalam kondisi suhu 27°C selama 8 minggu. Contoh uji diambil pada masa inkubasi 2, 4, 6, dan 8 minggu. Kandungan lignin dan holoselulosa pada tiap contoh diuji dengan metode Wise. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelima jamur ini dapat digunakan dalam proses biodegradasi lignin jerami padi. Namun untuk tujuan tertentu, seperti pembuatan etanol atau produksi kertas. C. versicolor adalah spesies yang terbaik di antara kelima jamur yang diujikan, dengan waktu inkubasi optimum selama 4 minggu.

Jurnal Widya Riset Vol. 9 No. 3: 197-202

ISSN / ISBN / IBSN : ISSN: 1441-7923. Teraktreditasi C, Akreditasi Nomor 46/Akred-LIPI/P2MBI/9/2006

No. Arsip : LIPI-6004