Kursus yang tersedia

PELATIHAN PEMBENTUKAN JABATAN FUNGSIONAL PENELITI (PPJFP) BIDANG IPA BERBASIS E-LEARNING GEL. 7

Pelatihan Pembentukan Jabatan Fungsional Peneliti(PPJFP) membahas tentang kompetensi di bidang penelitian yang dipersyaratkan bagi pejabat fungsional peneliti ahli pertama yang berkaitan dengan kompetensi teknis penelitian, manajemen penelitian, sosial kultural dalam tim penelitian, etika dan perilaku serta pengembangan karir sebagai pejabat fungsional peneliti.

PELATIHAN PEMBENTUKAN JABATAN FUNGSIONAL PENELITI (PPJFP) GELOMBANG 3 IPA

Pelatihan Pembentukan Jabatan Fungsional Peneliti(PPJFP) membahas tentang kompetensi di bidang penelitian yang dipersyaratkan bagi pejabat fungsional peneliti ahli pertama yang berkaitan dengan kompetensi teknis penelitian, manajemen penelitian, sosial kultural dalam tim penelitian, etika dan perilaku serta pengembangan karir sebagai pejabat fungsional peneliti.


PELATIHAN PEMBENTUKAN JABATAN FUNGSIONAL PENELITI (PPJFP) BIDANG IPA BERBASIS E-LEARNING

Pelatihan Pembentukan Jabatan Fungsional Peneliti(PPJFP) membahas tentang kompetensi di bidang penelitian yang dipersyaratkan bagi pejabat fungsional peneliti ahli pertama yang berkaitan dengan kompetensi teknis penelitian, manajemen penelitian, sosial kultural dalam tim penelitian, etika dan perilaku serta pengembangan karir sebagai pejabat fungsional peneliti.

Pelatihan Pembentukan Jabatan Fungsional Peneliti (PPJFP) 2021

Pelatihan Pembentukan Jabatan Fungsional Peneliti (PPJFP) membahas tentang kompetensi di bidang penelitian yang dipersyaratkan bagi pejabat fungsional peneliti ahli pertama yang berkaitan dengan kompetensi teknis penelitian, manajemen penelitian, sosial kultural dalam tim penelitian, etika dan perilaku serta pengembangan karir sebagai pejabat fungsional peneliti.

Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Terindeks Global

Sesuai dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS dan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia nomor 10 Tahun 2018 tentang Pengembangan Kompetensi PNS, disebutkan bahwa salah satu bentuk pengembangan kompetensi PNS dapat berupa Pendidikan dan Pelatihan teknis bagi pejabat fungsional. Mengacu pada hal tersebut, sebagai upaya untuk mendorong peningkatan jumlah tulisan ilmiah hasil penelitian yang terpublikasi di jurnal ilmiah internasional bereputasi, maka pembekalan keahlian menulis ilmiah perlu ditingkatkan melalui suatu pendidikan dan pelatihan dan dalam hal ini adalah Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Internasional Terindeks Global yang dimaksudkan untuk memberi bekal penulisan dan publikasi ilmiah bagi PNS khususnya peneliti, dalam menjalankan tugas dan fungsi jabatan fungsionalnya.

Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Dalam Jurnal Nasional

Pelatihan ini melatih peserta agar mampu menulis karya tulis ilmiah dalam bentuk artikel di jurnal ilmiah nasional sesuai dengan kaidah ilmiah dan penulisan yang berlaku pada jurnal yang dituju.

Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Populer

Pelatihan Penulisan KTI Populer membahas tentang kompetensi teknis dalam hal menulis KTI Populer yang berkaitan dengan konsep KTI, tahapan dan sistematika penulisan KTI populer, strategi penulisan KTI di media massa, nilai dan etika serta pembimbingan penulisan KTI populer.


Pelatihan Penulisan KTI Terindeks Global -Kemhub

Publikasi ilmiah dalam jurnal bereputasi internasional berperan sebagai media aktualisasi diri para peneliti dalam pengembangan ilmu pengetahuan secara internasional. Bagi suatu negara, jumlah publikasi internasional juga berperan meningkatkan harga diri suatu negara dalam bentuk diplomasi mutu pendidikan dan ilmu pengetahuan. Negara-negara yang memiliki mutu pendidikan dan iptek yang bagus cenderung memiliki jumlah publikasi internasional yang tinggi. 
Sebagai upaya untuk mendorong peningkatan jumlah tulisan ilmiah hasil penelitian yang terpublikasi di jurnal ilmiah internasional bereputasi, maka pembekalan keahlian menulis ilmiah perlu ditingkatkan melalui suatu pendidikan dan pelatihan dan dalam hal ini adalah Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Terindeks Global yang dimaksudkan untuk memberi bekal penulisan dan publikasi ilmiah bagi PNS khususnya peneliti, dalam menjalankan tugas dan fungsi jabatan fungsionalnya.

Pelatihan Pengelolaan Jurnal Elektronik Berbasis OJS 3

Pelatihan ini melatih peserta agar menguasai pengetahuan tentang manajemen jurnal, manajemen penerbitan, pemenuhan kelengkapan, tampilan dan konten jurnal sesuai standar akreditasi, serta pemenuhan jurnal untuk didaftarkan pada lembaga pengindeks bereputasi.

Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Nasional (Berbasis E-Learning) - KEMENKUMHAM

Deskripsi Singkat Pelatihan
Pelatihan ini memberikan pengetahuan tentang dasar penulisan KTI dan strategi untuk publikasi di Jurnal Nasional Terakreditasi


Sasaran Pelatihan
1. Terlatihnya SDM Iptek maupun SDM pendukung Iptek yang mampu menyusun KTI sesuai dengan tuntutan Jurnal Nasional Terakreditasi; dan
2. Terpenuhinya kompetensi SDM Iptek maupun SDM pendukung Iptek tentang teknik penulisan KTI Nasional yang baik.


Tujuan Pelatihan
1. Standar Kompetensi Pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan ini peserta mampu menyusun KTI yang baik dan benar sesuai dengan tuntutan Jurnal Nasional Terakreditasi
2. Kompetensi dasar
Setelah mengikuti Pelatihan penulisan Karya Tulis Ilmiah Nasional, peserta mampu:
a. Menjelaskan Konsep dasar dalam menulis dalam menulis karya tulis ilmiah dengan benar
b. Menentukan topik, tema dan judul tulisan
c. Menyusun kalimat efektif dalam penulisan ilmiah
d. Menyusun manuskrip yang baik dan benar
e. Mencari sumber referensi dan menuliskan referensi dengan baik dan benar
f. Menguasai strategi untuk publikasi di jurnal nasional terakreditasi
g. Menerapkan Praktek Penulisan KTI
h. Merevisi dan memperbaiki KTI


Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Internasional Terindeks Global - Baristand Palembang

Sesuai dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS dan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia nomor 10 Tahun 2018 tentang Pengembangan Kompetensi PNS, disebutkan bahwa salah satu bentuk pengembangan kompetensi PNS dapat berupa Pendidikan dan Pelatihan teknis bagi pejabat fungsional. Mengacu pada hal tersebut, sebagai upaya untuk mendorong peningkatan jumlah tulisan ilmiah hasil penelitian yang terpublikasi di jurnal ilmiah internasional bereputasi, maka pembekalan keahlian menulis ilmiah perlu ditingkatkan melalui suatu pendidikan dan pelatihan dan dalam hal ini adalah Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Internasional Terindeks Global yang dimaksudkan untuk memberi bekal penulisan dan publikasi ilmiah bagi PNS khususnya peneliti, dalam menjalankan tugas dan fungsi jabatan fungsionalnya.


Pengolahan Data Penelitian| Bappenas

Pembekalan pendidikan dan pelatihan untuk melakukan penelitian tentu tidak hanya ditujukan bagi jabatan fungisonal peneliti saja tetapi dibutuhkan juga oleh siapapun yang berkecimpung dalam dunia penelitian.Pelatihan Pengolahan Data Penelitian ini Sebagai Acuan Dalam Penyusunan Naskah Kebijakan dimaksudkan untuk memberi bekal kompetensi dibidang penelitian dan penyusunan naskah kebijakan dalam menunjang tugas pokok dan fungsinya di satuan masing - masing.

WORKSHOP PENGUATAN KAPASITAS PENELITI DALAM PEMANFAATAN METODE DIGITAL SEBAGAI ADAPTASI PENELITIAN SOSIAL KEMANUSIAAN DI TENGAH PANDEMI DI LINGKUNGAN KEDEPUTIAN BIDANG IPSK-LIPI

Pembatasan fisik dan sosial berskala besar akibat Covid 19 yang diprediksi terus terjadi hingga 2022, telah memaksa peneliti sosial dan kemanusiaan (sos-hum) untuk beradaptasi dengan situasi tersebut. Perubahan pendekatan interaksi tatap muka dalam pengumpulan data menjadi berbasis digital (non-tatap muka) tidak dapat dihindarkan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan bersama. Pemanfaatan metode riset berbasis digital dapat menjadi kekuatan baru bagi penelitian sos-hum, khususnya dalam visualisasi hasil riset, skala penelitian dan intensifikasi waktu penelitian.

Pelatihan Pembuatan Video Grafis PowerPoint

Pelatihan ini meningkatkan kompetensi peserta dalam pembuatan video grafis untuk keperluan pembelajaran, menyampaikan hasil penelitian  dan menyampaikan informasi lainnya

Pengajar: Pengajar Diklat

Pelatihan Penilaian Biodiversitas Ikan Terumbu Karang Universitas Bung Hatta

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memberikan materi tambahan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja (SKK) dan melakukan penyegaran materi Penilaian Biodiversitas Ikan Terumbu Karang agar peserta lebih siap untuk melakukan Uji Kompetensi untuk Skema Sertifikasi Penilaian Biodiversitas Ikan Terumbu Karang.

Pelatihan Penilaian Kondisi Terumbu Karang Universitas Bung Hatta

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memberikan materi tambahan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja (SKK) dan melakukan penyegaran materi Penilaian Kondisi Terumbu Karang agar peserta lebih siap untuk melakukan Uji Kompetensi untuk Skema Sertifikasi Penilai Kondisi Terumbu Karang.

Mangrove Monitoring International Training 2021

Mangrove is one of the strategic ecosystems in coastal areas which not only maintains the ecological system inner forest, but also supports adjacent ecosystems and social communities sustainability. Jointly existing with seagrass and coral reef, mangrove provides wave and typhoon protection for coastal areas. In addition, the ecosystem plays an important role as a habitat for marine and terrestrial fauna/biota.

A formula of index has been approved and validated by national experts and some simulations, hence scientific evidence for index development has been prepared to be published in a peer-reviewed international journal. As the vastest mangrove in the world, developed MHI formula from Indonesian mangrove could be encouraged as an international standard. This document will be used as a guidance for “Mangrove Health Index (MHI) training” to convey the success story of MHI development in Indonesia to the participants.


Pelatihan Penilai Kondisi Padang Lamun UMRAH

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memberikan materi tambahan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja (SKK) dan melakukan penyegaran materi Pemantauan Kondisi Padang Lamun agar peserta lebih siap untuk melakukan Uji Kompetensi untuk Skema Sertifikasi Penilai Kondisi Padang Lamun.

Pelatihan Penilai Kondisi Komunitas Mangrove UMRAH

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memberikan materi tambahan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja (SKK) dan melakukan penyegaran materi Penilai Kondisi Komunitas Mangrove agar peserta lebih siap untuk melakukan Uji Kompetensi untuk Skema Sertifikasi Penilai Kondisi Komunitas Mangrove.

Pelatihan Penilaian Biodiversitas Ikan Terumbu Karang Universitas Udayana

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memberikan materi tambahan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja (SKK) dan melakukan penyegaran materi Penilaian Biodiversitas Ikan Terumbu Karang agar peserta lebih siap untuk melakukan Uji Kompetensi untuk Skema Sertifikasi Penilaian Biodiversitas Ikan Terumbu Karang.

Pelatihan Penilaian Kondisi Terumbu Karang Universitas Udayana

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memberikan materi tambahan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja (SKK) dan melakukan penyegaran materi Penilaian Kondisi Terumbu Karang agar peserta lebih siap untuk melakukan Uji Kompetensi untuk Skema Sertifikasi Penilai Kondisi Terumbu Karang.

Pelatihan Penilai Kondisi Komunitas Mangrove Udayana

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memberikan materi tambahan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja (SKK) dan melakukan penyegaran materi Penilai Kondisi Komunitas Mangrove agar peserta lebih siap untuk melakukan Uji Kompetensi untuk Skema Sertifikasi Penilai Kondisi Komunitas Mangrove.

Pelatihan Penilaian Kondisi Terumbu Karang

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memberikan materi tambahan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja (SKK) dan melakukan penyegaran materi Penilaian Kondisi Terumbu Karang agar peserta lebih siap untuk melakukan Uji Kompetensi untuk Skema Sertifikasi Penilai Kondisi Terumbu Karang.

Mangrove Health Index (MHI) Training

Mangrove is one of the strategic ecosystems in coastal areas which not only maintains the ecological system inner forest, but also supports adjacent ecosystems and social communities sustainability. Jointly existing with seagrass and coral reef, mangrove provides wave and typhoon protection for coastal areas. In addition, the ecosystem plays an important role as a habitat for marine and terrestrial fauna/biota.

A formula of index has been approved and validated by national experts and some simulations, hence scientific evidence for index development has been prepared to be published in a peer-reviewed international journal. As the vastest mangrove in the world, developed MHI formula from Indonesian mangrove could be encouraged as an international standard. This document will be used as a guidance for “Mangrove Health Index (MHI) training” to convey the success story of MHI development in Indonesia to the participants.


Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Dalam Monitoring Mangrove

Mangrove merupakan salah satu ekosistem strategis di kawasan pesisir. Selain sebagai penopang keberlangsungan sistem ekologi yang berlangsung di dalamnya, mangrove juga memberikan manfaat untuk lingkungan di sekitarnya. Ekosistem mangrove ikut menentukan keberlangsungan hidup ekosistem terumbu karang dan lamun dan secara bersama-sama melindungi kawasan pesisir di belakangnya dari bahaya gelombang, angin kencang, dan tsunami.

PELATIHAN PENANGANAN VIRUS SARS-CoV-2 - BATCH 1

Pelatihan Penanganan Covid19 membahas tentang kompetensi di bidang biosafety dan biosecurity bagi tenaga medis dan analis laboratorium sebagai garda terdepan dalam melawan pandemi SARS CoV-2 yang meliputi kompetensi terkait dengan genomic dan pathogens, manajemen resiko lab dan alat pelindung diri (APD), ekstraksi RNA, serta Deteksi RT PCR, sehingga tenaga medis dan analis laboratorium berkompeten menjalankan tugas dan fungsinya di garda terdepan dalam percepatan penanggulangan pandemic SARS CoV-2 di Indonesia. 

Training Indonesian Lake Conservation Programme

Indonesia memiliki lebih dari 2000 danau yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara, dengan ekosistem yang sangat kaya, bentuk dan karakteristik yang sangat beragam, keanekaragaman hayati yang tinggi, sumber air yang sangat potensial, serta kondisi sosial budaya yang diwarnai kearifan lokal.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerja sama dengan Ministry of Environment Japan telah menandatangani Memorandum of Cooperation pada tanggal 17 April 2017, dimana salah satu lingkup kerjasama tersebut adalah Sustainable Lake Management Dalam rangka Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Danau di Indonesia, kedua kementerian dan di dukung oleh Pusat Penelitian Limnologi-LIPI selaku kordinator peserta dan Pusat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan-LIPI menyelenggarakan training  “Indonesian Lake Conservation Program” ini melalui LMS LIPI.


Pelatihan Kebumian Karangsambung

Karangsambung memiliki aspek strategis, karena merupakan kawasan geologi paling unik di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Di daerah ini tersingkap beraneka ragam jenis batuan yang dihasilkan dari proses geologi yang sangat kompleks yaitu hasil tumbukan Lempeng Benua Eurasia dengan Lempeng Samudera Indo-Australia. Mengingat pentingnya Kawasan Karangsambung sebagai tempat studi kebumian, maka penting dilakukan pelatihan dasar kebumian karangsambung sebagai langkah strategis memberikan informasi dan konservasi keberadaan singkapan-singkapan batuan yang bernilai ilmiah tinggi (artefak bumi) harus dijaga dan dipelihara sebaik-baiknya agar kawasan ini tetap lestari keberadaannya, sehingga bermanfaat selamanya dari generasi ke generasi berikutnya.

Olimpiade Geologi Melange Indonesia 2021

Memahami fungsi Kawasan Cagar Alam Geologi sebagai sarana konservasi, edukasi dan penelitian


Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (Guru IPSK 1)

PIRN merupakan kegiatan pembinaan ilmiah kepada siswa yang diselenggarakan secara nasional untuk memberikan pemahaman mendasar mengenai metodologi penelitian ilmiah serta etika penelitian. Pada tahun ini, PIRN XIX dapat diikuti peserta SMP, MTs, SMA, SMK dan MA sederajat.

Kegiatan ini berupa pemberian materi metodologi penelitian dalam kelas di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknik (IPA-Tek) dan Ilmu Pengetahuan Sosial yang dikemas lebih menarik. Selain itu, akan dilakukan pembimbingan untuk menulis karya tulis ilmiah.


Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (Guru IPATEK 2)

PIRN merupakan kegiatan pembinaan ilmiah kepada siswa yang diselenggarakan secara nasional untuk memberikan pemahaman mendasar mengenai metodologi penelitian ilmiah serta etika penelitian. Pada tahun ini, PIRN XIX dapat diikuti peserta SMP, MTs, SMA, SMK dan MA sederajat.

Kegiatan ini berupa pemberian materi metodologi penelitian dalam kelas di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknik (IPA-Tek) dan Ilmu Pengetahuan Sosial yang dikemas lebih menarik. Selain itu, akan dilakukan pembimbingan untuk menulis karya tulis ilmiah.


Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (Siswa IPSK2)

PIRN merupakan kegiatan pembinaan ilmiah kepada siswa yang diselenggarakan secara nasional untuk memberikan pemahaman mendasar mengenai metodologi penelitian ilmiah serta etika penelitian. Pada tahun ini, PIRN XIX dapat diikuti peserta SMP, MTs, SMA, SMK dan MA sederajat.

Kegiatan ini berupa pemberian materi metodologi penelitian dalam kelas di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknik (IPA-Tek) dan Ilmu Pengetahuan Sosial yang dikemas lebih menarik. Selain itu, akan dilakukan pembimbingan untuk menulis karya tulis ilmiah.


Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (Siswa IPSK1)

PIRN merupakan kegiatan pembinaan ilmiah kepada siswa yang diselenggarakan secara nasional untuk memberikan pemahaman mendasar mengenai metodologi penelitian ilmiah serta etika penelitian. Pada tahun ini, PIRN XIX dapat diikuti peserta SMP, MTs, SMA, SMK dan MA sederajat.

Kegiatan ini berupa pemberian materi metodologi penelitian dalam kelas di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknik (IPA-Tek) dan Ilmu Pengetahuan Sosial yang dikemas lebih menarik. Selain itu, akan dilakukan pembimbingan untuk menulis karya tulis ilmiah.


Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (Siswa IPATEK 3)

PIRN merupakan kegiatan pembinaan ilmiah kepada siswa yang diselenggarakan secara nasional untuk memberikan pemahaman mendasar mengenai metodologi penelitian ilmiah serta etika penelitian. Pada tahun ini, PIRN XIX dapat diikuti peserta SMP, MTs, SMA, SMK dan MA sederajat.

Kegiatan ini berupa pemberian materi metodologi penelitian dalam kelas di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknik (IPA-Tek) dan Ilmu Pengetahuan Sosial yang dikemas lebih menarik. Selain itu, akan dilakukan pembimbingan untuk menulis karya tulis ilmiah.


Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (Siswa IPATEK 2)

PIRN merupakan kegiatan pembinaan ilmiah kepada siswa yang diselenggarakan secara nasional untuk memberikan pemahaman mendasar mengenai metodologi penelitian ilmiah serta etika penelitian. Pada tahun ini, PIRN XIX dapat diikuti peserta SMP, MTs, SMA, SMK dan MA sederajat.

Kegiatan ini berupa pemberian materi metodologi penelitian dalam kelas di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknik (IPA-Tek) dan Ilmu Pengetahuan Sosial yang dikemas lebih menarik. Selain itu, akan dilakukan pembimbingan untuk menulis karya tulis ilmiah.


Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (Guru IPATEK 1)

PIRN merupakan kegiatan pembinaan ilmiah kepada siswa yang diselenggarakan secara nasional untuk memberikan pemahaman mendasar mengenai metodologi penelitian ilmiah serta etika penelitian. Pada tahun ini, PIRN XIX dapat diikuti peserta SMP, MTs, SMA, SMK dan MA sederajat.

Kegiatan ini berupa pemberian materi metodologi penelitian dalam kelas di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknik (IPA-Tek) dan Ilmu Pengetahuan Sosial yang dikemas lebih menarik. Selain itu, akan dilakukan pembimbingan untuk menulis karya tulis ilmiah.


Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (Siswa IPATEK 1)

PIRN merupakan kegiatan pembinaan ilmiah kepada siswa yang diselenggarakan secara nasional untuk memberikan pemahaman mendasar mengenai metodologi penelitian ilmiah serta etika penelitian. Pada tahun ini, PIRN XIX dapat diikuti peserta SMP, MTs, SMA, SMK dan MA sederajat.

Kegiatan ini berupa pemberian materi metodologi penelitian dalam kelas di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknik (IPA-Tek) dan Ilmu Pengetahuan Sosial yang dikemas lebih menarik. Selain itu, akan dilakukan pembimbingan untuk menulis karya tulis ilmiah.