Laut Indonesia yang luas menyimpan potensi keragaman sumber daya hayati laut yang belum banyak terungkap dan memiliki nilai strategis untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Potensi sumber daya hayati terdiri dari tiga ekosistem utama, yaitu lamun, mangrove dan terumbu karang. Ketiga ekosistem tersebut berperan sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekologis di kawasan perairan pesisir, karena peran dan fungsinya sebagai tempat tinggal, mencari makan, tempat memijah dan pembesaran berbagai biota laut. Oleh karena itu, Indonesia harus menjadikan laut sebagai sumber ekonomi prioritas di masa depan, terutama melandaskan pada produk-produk komoditas industri berbasis sumber daya hayati laut. Berdasarkan latar belakang tersebut, kajian-kajian yang diperlukan terdiri dari Eksplorasi dan Studi Populasi, Potensi dan Stok Biota Laut Ekonomis Penting, Studi dinamika populasi biota laut ekonomis penting, kajian tata kelola pesisir kaitannya dengan valuasi ekologi dan/atau ekonomi, serta pengembangan indeks kesehatan ekosistem.