Kolaborasi LIPI dalam Akademi Edukreator

By 14/07/2021Berita BKHH

Jakarta, Humas LIPI. Tidak hanya pandemi, saat ini seluruh dunia mengalami fenomena Infodemik, dimana arus informasi berkembang pesat dan sebagian memiliki informasi yang tidak valid. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan Kok Bisa, YouTube Learning, Kemdikbudristek RI menghadirkan Akademi Edukreator, gerakan nasional untuk melatih guru, siswa dan profesional untuk merancang konten edukasi yang menarik di berbagai macam bidang. Kehadiran AkademiEdukreator, merupakan upaya untuk belajar membuat konten edukatif yang atraktif secara substansi maupun proses kreatifnya.

Hari ini, Selasa (4/7) adalah hari peluncuran dan pembukaan pendaftaran Akademi Edukreator yang akan dibuka oleh Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan), menghadirkan Nadiem Makarim (Menteri Pendidikan, Budaya dan Ristek), Laksana Tri Handoko (Kepala BRIN), Vidi Aldiano, serta Rara Sekar (Musisi dan aktivis pendidikan). Para narasumber yang hadir akan memberikan berbagai tips-tips untuk menghasilkan konten edukasi serta berbagi pandangan tentang perkembangan pendidikan hingga riset di Indonesia.

Kepala Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI, Mila Kencana, menyatakan bahwa LIPI mendukung kegiatan Akademi Edukreator karena LIPI mempunyai visi untuk membina anak-anak muda dan hal tersebut sudah dilakukan sejak tahun 1967 dengan kehadiran program-program pembinaan seperti kompetisi, pelatihan maupun seminar. “Dengan keuntungan sebagai pemilik sumber daya peneliti untuk meningkatkan literasi sains di Indonesia. LIPI harus adaptif mendukung kegiatan komunikasi sains, salah satunya seperti yang dilakukan di Akademi Kreator ini. Melalui LIPI Press, film-film sains maupun konten penelitian dikemas lebih dekat dengan segmen masyarakat digital saat ini. Ketika LIPI tergabung BRIN maka ruang lingkup pembinaan sains akan lebih besar karena semakin bertambahnya jumlah SDM Iptek maupun jangkauan bidang risetnya,” ucap Mila.

Di masa pandemic, di mana platform daring menjadi hal utama dalam kegiatan pembinaan maka variasi konten pembelajaran menjadi hal yang sangat dibutuhkan saat ini. Bukan hanya variasi konten, tapi konten edukasi berkualitas, sehingga masyarakat kita memiliki eksposure yang tinggi terhadap tayangan yang informatif dan bermanfaat. “Kehadiran Akademi Edukreator memiliki nilai lebih dalam proses interaksi atau temu ilmiah agar konten yang dihasilkan semakin menarik dan menyenangkan, “ Pungkas Mila.

Mila berharap agar kolaborasi ini menjadi bukti kepedulian dan upaya gotong royong semua pihak untuk memberikan inovasi konten yang berkualitas untuk masyarakat Indonesia. (yt/ed: sr)

 

 

Leave a Reply