Pusat Riset Biomaterial BRIN Jalin Kolaborasi dengan Universitas Winaya Mukti

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Cibinong, Humas BRIN. Pusat Riset Biomaterial sebagai salah satu pusat riset di bawah Badan Riset dan Inovasi Nasional mempunyai fungsi memberikan bimbingan teknis dan supervisi di bidang riset biomaterial dan pelaksanaan pengelolaan riset di bidang riset biomaterial dengan memberikan bimbingan kepada mahasiswa perguruan tinggi sebagai stakeholder.

Sebanyak 54 orang yang terdiri dari mahasiswa dan dosen Fakultas Kehutanan Universitas Winaya Mukti bertandang ke Pusat Riset Biomaterial pada Kamis, 27/1 dalam rangka praktek kerja lapangan. Salah satu agendanya kunjungan ke fasilitas riset di Integrated Laboratory of Bioproduct (iLaB) dan diskusi rencana kerjasama riset, inovasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).

Sebagai informasi iLAB merupakan fasilitas laboratorium dan workshop yang dilengkapi oleh peralatan yang canggih dan berfungsi sebagai laboratorium acuan dan rujukan pengembangan bioproduk Indonesia. Pelayanan iLaB ini terbuka bagi semua stakeholders termasuk periset, akademisi, lembaga, perusahaan swasta dan masyarakat. Fasilitas iLaB didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten yaitu para periset dan pengelola yang memiliki kepakaran di bidang nanoselulosa, modifikasi kayu, proteksi biomaterial, modifikasi kayu, proteksi biomaterial dan lainnya.

Dekan Fakultas Kehutanan UNWIM, Dr. Sri Wilujeng, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan kali ini dalam rangka meningkatkan kerja sama yang telah terjalin antara Fakultas Kehutanan UNWIM selama 30 tahun sejak berdiri dengan Pusat Penelitian Biomaterial LIPI, yang saat ini telah berubah menjadi Pusat Riset Biomaterial BRIN.

“Ruang lingkup kerja sama yang diharapkan dapat ditingkatkan adalah dalam bidang riset dan publikasi ilmiah bersama, pengajaran dan bimbingan riset tugas akhir mahasiswa, penyelenggaraan diseminasi dan seminar ilmiah, serta peningkatan kapasitas SDM IPTEK, salah satunya melalui pengenalan fasilitas dan hasil riset BRIN kepada dosen dan mahasiswa Fakultas Kehutanan UNWIM sehingga menambah khasanah IPTEK dalam rangka meningkatkan capaian Tri Dharma Perguruan Tinggi di UNWIM”, tuturnya.

Plt. Kepala Pusat Riset Biomaterial BRIN, Dr. Akbar Hanif Dawam, M.T., mengatakan bahwa Pusat Riset Biomaterial BRIN menyambut dengan baik atas maksud dan tujuan kunjungan. “Saat ini BRIN sangat terbuka dengan berbagai stakeholder dalam rangka meningkatkan kerja sama riset dan inovasi, serta peningkatan pemanfaatan hasil riset untuk masyarakat dan industri. Semua fasilitas riset yang tersedia terbuka untuk dimanfaatkan oleh seluruh stakeholder yang membutuhkan”, ungkapnya.

Dalam rangka meningkatkan kerja sama riset, Akbar Hanif Dawam memberikan arahan untuk memulai inisiasi pengusulan Pusat Kolaborasi Riset dengan Fakultas Kehutanan UNWIM.

Pada kesempatan yang sama Manajer iLab, Dr. Maya Ismayati menjelaskan tentang profil iLAB meliputi tugas yang diemban, produk yang telah dihasilkan, fasilitas yang dimiliki, sistem operasi yang berlaku, dan jenis-jenis layanan yang dapat dimanfaatkan oleh periset, akademisi pemerintah pusat/daerah, lembaga pengujian, industri dan masyarakat.

Pada akhir kunjungan, Dekan Fakultas Kehutanan UNWIM berserta tim dosen dan Plt. Kepala Pusat Riset Biomaterial BRIN didampingi Dr. Sasa Sofyan Munawar dan Yusup Amin, MSi., melaksanakan diskusi lebih lanjut terkait detail rencana kerja sama di bidang riset, inovasi dan pengembangan kapasitas SDM IPTEK.

“Rencana pembentukan Pusat Kolaborasi Riset silakan didiskusikan lebih mendalam sehingga dalam waktu tidak lama dapat terwujud proposalnya untuk diajukan ke skema pendanaan yang tersedia,” ungkap Dawam.

“Tim Fakultas Kehutanan UNWIM akan melakukan kajian dan menggali lebih dalam secara spesifik topik yang akan diangkat. Dalam skema Pusat Kolaborasi Riset juga direncanakan akan melibatkan sekitar kampus Fakultas Kehutanan UNWIM, yaitu Pemerintah Kabupaten Sumedang, industri dan masyarakat terkait sehingga hasil riset dapat dimanfaatkan dan bermanfaat untuk industri/masyarakat”, pungkas Sri Wilujeng. (yl,ssm)

 77 total views,  1 views today

Share.

About Author

Leave A Reply