Laboratorium Kering
Untuk menunjang kegiatan budidaya laut, Balai Bio Industri Laut dilengkapi dengan 4 laboratorium kering yaitu Laboratorium Nutrisi, Laboratorium Mikrobiologi, Laboratorium Analisa dasar dan Genetika dan Laboratorium Taksonomi. Penelitian seperti pengamatan, analisa dan formulasi suatu bahan yang tidak memerlukan air laut dapat dilakukan pada ketiga laboratorium ini.
berfungsi untuk menganalisa nutrisi dan memformulasi pakan yang akan diberikan pada biota penelitian. Beberapa peralatan yang dimiliki antara lain: fume hood, homogenizer, tanur, water bath evaporator dan lain sebagainya.
- Laboratorium Mikrobiologi
berfungsi untuk mendeteksi penyakit yang disebabkan oleh bakteri pada biota penelitian dan monitoring kualitas air pada bak-bak pemeliharaan secara mikrobiologi. Laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan diantaranya : autoclave, laminar, water bath, incubator dan lain sebagainya.
- Laboratorium Analisa Dasar dan Genetika
berfungsi sebagai tempat untuk melakukan pengukuran dan pengamatan dasar dari kegiatan penelitian. Laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan diantaranya : copy stand, spektrofotometer UV-Vis, mikroskop trinokuler, timbangan analitik, PCR, elektroforesis dan lain sebagainya.
digunakan untuk mengidentifikasi biota-biota terutama dari kelompok Krustasea. Laboratorium ini dilengkapi dengan beberapa alat diantaranya : mikroskop binokuler, lampu FO dan lain sebagainya.
Laboratorium Basah
Balai Bio Industri Laut memiliki 4 unit laboratorium basah. Tiap unit memiliki ukuran 100 m
2 dan berfungsi untuk kegiatan pembenihan yang meliputi pemijahan biota dan perawatan larva dalam jangka waktu tertentu. Laboratorium basah dilengkapi dengan pipa jaringan air laut dan tawar serta aerasi sebagai sumber oksigen bagi biota yang sedang dipelihara.
Fasilitas Penunjang Penelitian
Balai Bio Industri Laut memiliki beberapa fasilitas untuk menunjang kegiatan penelitian yaitu:
Pelataran ini digunakan untuk pemeliharaan biota laut pada tingkat juvenile, anakan dan dewasa. Terdapat 7 unit pelataran dengan berbagai ukuran. Beberapa pelataran dilengkapi dengan bak beton berbagai bentuk menyesuaikan kebutuhan dari biota yang dipelihara
-
Tandon dan pompa air laut
Untuk mensuplai kebutuhan air laut kepelataran dan laboratorium basah, tersedia tendon air laut dengan kapasitas 200 ton yang diisi oleh pompa rotary 2,5 HP. Air laut yang dipompa kedalam tendon terlebih dahulu di saring menggunakan filter pecahan batukarang dan pasir.
Balai Bio Industri Laut juga memiliki tempat penyimpanan air tawar dengan kapasitas64 ton jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Untuk mensuplai kebutuhan oksigen bagi biota yang sedang dipelihara, Balai Bio Industri memiliki mesin penghasil udara (blower) yang terletak pada dua tempat. Empat buah
blower ditempatkan dalam satu tempat (rumah blower) dan 3 buah
blower menempel di bangunan laboratorium.
Fasilitas penunjang penelitian di laut
-
Jalur (longline) pemeliharaan kerang mutiara
Terdiri atas 3 blok. Tiap blok memiliki 10 jalur dengan panjang masing-masing 100 m. Berfungsi sebagai tempat pembesaran kerang mutiara dan pemeliharaan kerang suntik.
Berukuran 6 x 6 m, terbuat dari kayu dan pelampung sterofoam, berfungsi sebagai tempat kerja sementara untuk kegiatan budidaya kerang mutiara
-
Keramba Jaring Apung (KJA)
Terdiri dari 2 unit keramba dengan ukuran masing-masing 8 x 6 m. Terbuat dari bamboo dan pelampung sterofoam, berfungsi sebagai tempat pemeliharaan lobster
Terdapat 3 unit, dengan motor tempelberkekuatan 40 PK. Berfungsi sebagai alat transportasi untuk kegiatan di laut
Satu unit sampan 1 katir, berfungsi sebagai alat transportasi untuk kegiatan ringan di laut.
Terdapat 6 set alat selam yang terdiri dari masker snorkeling, regulator, BCD, fin, sabuk pemberat, tabung oksigen dan 1 unit kompresor (untuk mengisi udara kedalam tabungselam) untuk kegiatan menyelam
Mess
Balai Bio Industri dilengkapi dengan dua unit mess yang dapat digunakan untuk tempat tinggal sementara bagi peneliti luar, peserta pelatihan dan mahasiswa yang sedang melakukan penelitian. Tiap mess mempunyai tiga buah kamar dan dua buah kamar mandi. Fasilitas yang dimiliki kedua mess tersebut adalah listrik 1300 watt, air PDAM dan dapur. Kapasitas kedua mess tersebut adalah 18 orang.