Menuju Transformasi, LIPI Bersiap Lakukan Assessment SDM Iptek

 
 
Subang, Humas LIPI. Perubahan dan transformasi bagi suatu lembaga merupakan suatu keniscayaan.  Begitu pula dengan LIPI, dalam perkembangan hingga mencapai usia 54 tahun ini LIPI telah mengalami berbagai perubahan dan dinamika perkembangan dengan beberapa penyesuaian dalam tugas dan fungsi.  Dalam rangka menuju transisi LIPI menuju ke BRIN, diperlukan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang produktif, optimis dan professional di bidangnya masing-masing.

Menjawab tantangan dan tuntutan terhadap ketersediaan SDM tersebut, LIPI menyelenggarakan Sosialisasi dan Simulasi Pelaksanaan Assessment LIPI tahun 202, Jum’at (27/8). Kegiatan ini merupakan pengantar sebelum pelaksanaan kegiatan yang sesungguhnya. Pelaksanaan assessment secara resmi akan dilaksanakan selama dua hari, tanggal 31 Agustus - 1 September 2021 dengan total jumlah peserta sebanyak 328 orang peserta yang berasal dari beberapa satker di lingkungan LIPI.

Sekretaris Utama LIPI Nur Tri Aries Suestiningtyas, dalam sambutannya menyatakan, total jumlah pegawai yang melakukan assessment sebanyak 328 orang pegawai.  “Assessment ini bukan merupakan kegiatan yang pertama kali dilakukan dan ini sudah gelombang ke empat sejak tahun 2020,” jelasnya.  Ia menyebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan penataan, pembenahan data SDM Iptek LIPI, mengatur manajemen talenta SDM iptek di BRIN, sekaligus lebih mengetahui kualifikasi, kompetensi, keunggulan, dan kelemahan yang dimiliki SDM, khususnya SDM periset.  “Hal ini penting dilakukan dalam menyusun pemetaan karir dalam rangka pengembangan karir SDM periset,” terangnya.

Nur juga menambahkan, untuk meningkatkan kompetensi dan pengembangan SDM selama ini dilakukan oleh BOSDM, jika terdapat gap antara SDM dan kompetensi yang dimiliki, maka BOSDM akan melakukan coaching dan counceling sehingga akan menumbuhkan daya saing SDM.  “Dengan demikian diharapkan tunjangan kinerja yang diterima SDM periset sebanding dengan kompetensi yang dimiliki SDM dan output yang diharapkan lembaga,” tandasnya.

Dalam pelaksanaannya, metode penilaian kompetensi dan preferensi SDM LIPI yang terbagi dalam tiga tahap. Tahap pertama meliputi pengisian daftar riwayat hidup, pengisian critical incident dan pengisian Q-kompetensi, selanjutnya, tahap psikotes kapabilitas berpikir, psikotes sikap kerja, psikotes motivasi dan psikotes karakter. Tahap ketiga meliputi self-assessment untuk kompetensi manajemen dan asesmen mandiri untuk kompetensi sosial kultural.  Tiap psikotes memiliki instruksi dan keterbatasan waktu yang berbeda. Peserta harus membaca dan memahami dengan baik instruksi yang ada dan masing – masing ada keterbatasan waktu di setiap tahapan psikotes.

Assessment ini diharapkan mempercepat proses transformasi LIPI ke dalam BRIN, penataan / penempatan pegawai LIPI sesuai bidang kompetensi sekaligus mempercepat proses mengambil bagian (kontribusi) dalam mewujudkan ekosistem riset di Indonesia yang lebih baik. (ecp/ ed: drs)
 

Sumber : Humas LIPI

Sivitas Terkait : Rr Nur Tri Aries Suestiningtyas S.IP., M.A.
Diakses : 963