103 Peserta Latsar CPNS LIPI 2021 Dinyatakan Lulus
Cibinong, Humas LIPI. Pelatihan dasar (latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) 2021 resmi ditutup di Kampus Pusat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan (Pusbindiklat) LIPI, pada Jumat (27/08). Hasil evaluasi pembelajaran menyatakan 93 peserta lulus dengan predikat memuaskan, delapan orang peserta predikat sangat memuaskan, serta dua orang peserta dengan predikat baik.
Plh. Kepala LIPI, Agus Haryono menyampaikan bahwa proyek aktualisasi yang dijalani oleh peserta latsar CPNS sungguh bermanfaat. “Rekan saya dari BPPT sebagai penilai menyampaikan bahwa CPNS LIPI kali ini sangat tangguh. Oleh karenanya saya sangat terharu, bangga dengan rekan-rekan CPNS LIPI yang kali ini memperlihatkan ketangguhan sesuai dengan deklamasi kemerdekaan indonesia “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh” dan aktualisasi yang sudah dilakukan selama beberapa bulan di latsar agar tetap dilaksanakan dan mempunyai manfaat yang baik bagi unit kerjanya masing-masing,” ungkapnya saat memberikan sambutan.
Dirinya menuturkan, Latsar CPNS merupakan amanah Undang-undang No. 5 Tahun 2014 yang menyebutkan bahwa CPNS wajib menjalani masa percobaan melalui pelatihan terintegrasi. “Pelatihan dasar ini dimaksudkan untuk membangun moral, kejujuran, semangat, motivasi, nasionalisme, kebangsaan, dan karakter kepribadian unggul. Saya yakin selama enam bulan yang kita dapatkan dalam diklat ini sedikit banyak akan mengingatkan kembali tentang perlunya moral, untuk peneliti etika sangat penting dan SDM manajemen iptek etika sesuatu yang sangat penting, begitu etika kita luntur kemudian orang akan menjauhi kita maka kita sendiri akan kesulitan di masa mendatang,” jelas Agus.
Agus menyebutkan bahwa ada tiga kompetensi PNS yang harus kita miliki selama ini. “Jika sudah S3, post-doc sebelum menjadi CPNS LIPI dan merasa sudah memiliki bekal teknis yang sangat luar biasa, tetapi jika menjadi PNS karena diminta untuk melayani masyarakat maka kita perlu memperkuat juga kompetensi sosial kultural dan kompetensi manajer selain kompetensi teknis,” terangnya.
“Saya mengucapkan selamat kepada rekan-rekan semua yang telah menyelesaikan diklatsar dan sudah dinyatakan lulus. Saya berharap semoga proyek aktualisasi yang sudah dilaksanakan dalam diklatsar ini dapat terus dimanfaatkan bagi unit kerja masing-masing,” tambah Agus.
Sementara itu Kepala Pusbindiklat LIPI, Ratih Retno Wulandari mengungkapkan tujuan latsar CPNS LIPI 2021 yaitu untuk mengembangkan kompetensi CPNS yang dilakukan secara terintegrasi, membangun integritas moral, kejujuran, semangat, motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab, memperkuat profesionalisme, serta kompetensi bidang tiap-tiap peserta.
Selanjutnya Ratih menjelaskan bahwa latsar CPNS LIPI 2021 telah selesai dilaksanakan dalam tiga Angkatan, yakni Angkatan I (8 Maret -6 Juli 2021), Angkatan II (31 Maret – 29 Juli 2021), dan Angkatan III (23 April - 26 Agustus 2021). “Proses pembelajaran terdiri dari satu kegiatan belajar mengajar yang terdiri metode learning, self-learning melalui MOOC (Massive Open Online Course) selama 48 JP, setara enam belas hari kerja, distance learning menggunakan model e-learning sebanyak 87 JP synchronous, dan 192 JP asynchronous setara empat puluh hari kerja, dan kegiatan aktualisasi sebanyak 320 JP selama kurang lebih tiga puluh hari kerja,” rincinya.
“Saya mengharapkan CPNS LIPI mampu menunjukkan sikap bela negara, mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS pada dalam pelaksanaan tugas jabatannya, mampu mengaktualisasi kedudukan dan peran PNS dalam kerangka negara kesatuan republik Indonesia, dan mampu menunjukkan penguasaan kompetensi teknik yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugasnya dapat terpenuhi,“tutup Ratih. (shf/ed: sl)
Plh. Kepala LIPI, Agus Haryono menyampaikan bahwa proyek aktualisasi yang dijalani oleh peserta latsar CPNS sungguh bermanfaat. “Rekan saya dari BPPT sebagai penilai menyampaikan bahwa CPNS LIPI kali ini sangat tangguh. Oleh karenanya saya sangat terharu, bangga dengan rekan-rekan CPNS LIPI yang kali ini memperlihatkan ketangguhan sesuai dengan deklamasi kemerdekaan indonesia “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh” dan aktualisasi yang sudah dilakukan selama beberapa bulan di latsar agar tetap dilaksanakan dan mempunyai manfaat yang baik bagi unit kerjanya masing-masing,” ungkapnya saat memberikan sambutan.
Dirinya menuturkan, Latsar CPNS merupakan amanah Undang-undang No. 5 Tahun 2014 yang menyebutkan bahwa CPNS wajib menjalani masa percobaan melalui pelatihan terintegrasi. “Pelatihan dasar ini dimaksudkan untuk membangun moral, kejujuran, semangat, motivasi, nasionalisme, kebangsaan, dan karakter kepribadian unggul. Saya yakin selama enam bulan yang kita dapatkan dalam diklat ini sedikit banyak akan mengingatkan kembali tentang perlunya moral, untuk peneliti etika sangat penting dan SDM manajemen iptek etika sesuatu yang sangat penting, begitu etika kita luntur kemudian orang akan menjauhi kita maka kita sendiri akan kesulitan di masa mendatang,” jelas Agus.
Agus menyebutkan bahwa ada tiga kompetensi PNS yang harus kita miliki selama ini. “Jika sudah S3, post-doc sebelum menjadi CPNS LIPI dan merasa sudah memiliki bekal teknis yang sangat luar biasa, tetapi jika menjadi PNS karena diminta untuk melayani masyarakat maka kita perlu memperkuat juga kompetensi sosial kultural dan kompetensi manajer selain kompetensi teknis,” terangnya.
“Saya mengucapkan selamat kepada rekan-rekan semua yang telah menyelesaikan diklatsar dan sudah dinyatakan lulus. Saya berharap semoga proyek aktualisasi yang sudah dilaksanakan dalam diklatsar ini dapat terus dimanfaatkan bagi unit kerja masing-masing,” tambah Agus.
Sementara itu Kepala Pusbindiklat LIPI, Ratih Retno Wulandari mengungkapkan tujuan latsar CPNS LIPI 2021 yaitu untuk mengembangkan kompetensi CPNS yang dilakukan secara terintegrasi, membangun integritas moral, kejujuran, semangat, motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab, memperkuat profesionalisme, serta kompetensi bidang tiap-tiap peserta.
Selanjutnya Ratih menjelaskan bahwa latsar CPNS LIPI 2021 telah selesai dilaksanakan dalam tiga Angkatan, yakni Angkatan I (8 Maret -6 Juli 2021), Angkatan II (31 Maret – 29 Juli 2021), dan Angkatan III (23 April - 26 Agustus 2021). “Proses pembelajaran terdiri dari satu kegiatan belajar mengajar yang terdiri metode learning, self-learning melalui MOOC (Massive Open Online Course) selama 48 JP, setara enam belas hari kerja, distance learning menggunakan model e-learning sebanyak 87 JP synchronous, dan 192 JP asynchronous setara empat puluh hari kerja, dan kegiatan aktualisasi sebanyak 320 JP selama kurang lebih tiga puluh hari kerja,” rincinya.
“Saya mengharapkan CPNS LIPI mampu menunjukkan sikap bela negara, mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS pada dalam pelaksanaan tugas jabatannya, mampu mengaktualisasi kedudukan dan peran PNS dalam kerangka negara kesatuan republik Indonesia, dan mampu menunjukkan penguasaan kompetensi teknik yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugasnya dapat terpenuhi,“tutup Ratih. (shf/ed: sl)
Sumber : Humas LIPI
Sivitas Terkait : Dr. Eng. Agus Haryono


